Tidak semua hari harus kuat.
Tidak semua mendekat harus sempurna.
Kalau hari-hari belakangan terasa berat, kamu tetap boleh dekat dengan Al-Qur’an.
Tanpa target, tanpa rasa gagal.
Banyak orang ingin dekat,
tapi lelah dengan rasa “harus”.
Mulai lagi.
Berhenti lagi.
Merasa tertinggal bahkan sebelum berjalan.
Kalau itu juga yang kamu rasakan,
itu bukan karena imanmu kurang.
Itu karena kamu manusia
yang terlalu sering diminta kuat.
Dan manusia tidak selalu butuh dorongan.
Kadang hanya butuh ditemani.

Mendekat tidak selalu berarti rajin.
Tidak selalu berarti khatam.
Tidak selalu berarti rapi.
Kadang, mendekat
cukup berarti tidak pergi.
Tetap membuka ruang,
meski hanya sebentar.
Tetap datang,
meski belum utuh.
Pendamping ini cocok untuk kamu yang:
- ingin dekat tanpa dikejar target
- sering mulai lalu berhenti
- lelah dengan standar “harus konsisten”
- ingin Ramadan terasa lebih manusiawi
Pendamping ini mungkin tidak cocok jika kamu:
- mencari program disiplin ketat
- ingin hasil instan & perubahan drastis
- menikmati tantangan ibadah berbasis target
Tidak semua jalan cocok untuk semua orang.
Dan itu tidak apa-apa.
Pendamping ini tidak dibuat untuk mengubahmu.
Ia dibuat untuk:
- membuatmu merasa tidak sendirian
- memberi ruang tanpa penilaian
- mengizinkanmu datang apa adanya
Bukan untuk menjadikanmu lebih hebat.
Tapi untuk menemani saat kamu bertahan.
Sebuah pendamping refleksi harian,
untuk dibaca pelan — satu halaman per hari.
30 Hari Ditemani Al-Qur’an adalah paket pendamping Ramadan
berisi cerita dan refleksi harian Al-Qur’an
dengan bahasa manusia, bukan bahasa tuntutan.
- Dibaca 3–10 menit
- Tidak harus urut
- Tidak ada hari yang “terlewat”
- Tidak ada hukuman bolong
Ini bukan buku teori.
Ini teman duduk di sampingmu.
Bahkan satu halaman pun sudah cukup
untuk satu hari yang terasa berat.
Bahkan satu halaman pun sudah cukup
untuk satu hari yang terasa berat.
Pendamping ini terdiri dari beberapa bagian,
bukan sebagai bonus,
tapi sebagai teman di waktu yang berbeda:
Ebook utama: 30 Hari Ditemani Al-Qur’an

Cerita pengantar tidur anak
Di dalam pendamping ini, ada juga cerita pengantar tidur untuk anak.
Ceritanya sederhana.
Warnanya lembut.
Visualnya hangat dan ramah di mata.
Banyak yang bilang rasanya nyaman dibaca sebelum tidur.
Tidak ramai. Tidak terburu-buru.
Bukan untuk mengajarkan banyak hal sekaligus.
Hanya untuk menghadirkan suasana yang lebih tenang di akhir hari.
Karena kadang, mendekat tidak selalu dimulai dari diri kita.
Kadang ia hadir pelan, di antara cerita kecil dan tawa yang sederhana.
Dan Ramadan terasa lebih manusiawi
ketika rumah ikut berjalan pelan.

- 10 Kartu Doa Pendamping
untuk hari yang tak sempat membaca panjang

- Jurnal Refleksi:
Ruang Singgah yang Pelan

- Jurnal Malam Ganjil
untuk 10 malam terakhir, tanpa tekanan

Semua dibuat dengan satu niat:
menemani, bukan menuntut.

Tidak ada cara benar atau salah.
Kamu bisa:
- membuka halaman mana pun
- membaca satu cerita saja
- menutupnya kapan pun perlu
- melanjutkan tanpa rasa bersalah
Di sini,
kamu tidak bisa gagal.
Ini bukan challenge.
Bukan program target 30 hari.
Bukan checklist ibadah.
Tidak ada:
- hitung-hitungan hari
- rasa tertinggal
- kejaran konsistensi
Yang ada hanya ruang
untuk tetap dekat.
Pendamping ini lahir dari hari-hari
ketika mendekat terasa ingin,
tapi tubuh dan hati sering tertinggal.
Ditulis bukan untuk yang kuat,
tapi untuk yang tetap datang
meski pelan.
Yang kamu dapatkan:
- Seluruh paket Pendamping Ramadan
- Format digital (mudah dibuka di HP)
- Akses selamanya
Harga: Rp99.000
Kalau setelah membaca kamu merasa ini bukan untukmu,
itu tidak apa-apa.
Pendamping ini memang tidak dibuat untuk semua orang.
FAQ:
Kalau aku tidak konsisten?
Tidak apa-apa. Pendamping ini tidak menghitung langkahmu.
Ini tafsir atau refleksi?
Refleksi ringan, bukan tafsir akademik.
Bisa dibaca di HP?
Ya, sepenuhnya mobile-friendly.
Kalau aku merasa jauh dari Al-Qur’an?
Kamu tidak perlu menunggu “siap”.
Kalau hari-hari ini terasa berat,
dan kamu hanya ingin ditemani
tanpa ditanya apa pun…
Mungkin ini ruang yang kamu cari.